Penting Banget! Ketahui 7 Bagian Mobil yang Harus Dicek Sebelum Mudik Lebaran

bagian-mobil-yang-perlu-dicek

Insya Allah sebentar lagi umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Artinya… Lebaran sebentar lagi! Siapa yang sudah merencanakan mudik lebaran sejak jauh-jauh hari sebelumnya? Ada yang memilih naik transportasi umum, ada pula yang memilih untuk menggunakan mobil pribadi.

Saya, adalah salah satu dari para pemudik yang rencananya akan menggunakan mobil pribadi untuk pulang kampung ke Jogja. Berhubung perjalanan bisa lebih dari 8 jam, tentunya kondisi dan performa mobil yang akan digunakan harus diperhatikan dan dipersiapkan. Nah, tahukah kalian bagian mobil yang harus dicek sebelum melakukan perjalanan mudik lebaran?

Baca juga: Tarif Tol Perjalanan Bandung – Jogja dengan Mobil Pribadi

Bagian Penting dari Mobil yang Harus Dicek Sebelum Perjalanan Mudik

Frens, saya bukan ahli otomotif ya. Haha. Saya bercerita berdasarkan pengalaman saya setelah membawa pulang mobil peninggalan almarhum ayah saya. Berhubung adik dan ibu saya memakai mobil satunya lagi, daripada nganggur akhirnya mobil bapak yang lain saya bawa pulang untuk kami rawat (saya dan suami).

Suami pun selalu mengajak saya ke bengkel saat waktunya service mobil dan bercerita bagian-bagian mana saja yang di’dandani’. Sehingga, sedikit banyak saya paham juga bagian-bagian penting mobil yang harus dicek terutama saat akan melakukan road trip.

cek-mobil-sebelum-mudik

1. Mesin Keseluruhan

Jika Mae frens sering mendengar istilah tune up saat service rutin, yang dimaksudkan di sini adalah tindakan perawatan yang ditujukan untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi mesin kendaraan. Proses ini melibatkan pembersihan dan penggantian beberapa komponen kunci, seperti filter udara dan busi, yang berguna untuk memastikan aliran udara bersih dan pembakaran yang optimal.

Selain itu, dilakukan juga penyesuaian pada karburator atau sistem injeksi bahan bakar untuk mencapai campuran udara-bahan bakar yang sesuai, yang berkontribusi pada peningkatan efisiensi bahan bakar.

Pada tahap tune up, pengecekan menyeluruh terhadap sistem pengapian, termasuk koil dan kabel pengapian, dilakukan untuk memastikan sistem tersebut beroperasi dengan baik. Selain itu, pengecekan terhadap sistem pembuangan, seperti knalpot, juga dilakukan.

Proses tune up ini juga mencakup pengecekan komponen-komponen kritis lainnya, seperti sistem pendinginan, sistem pengisian, dan rem. Supaya mobil kita lebih optimal selama perjalanan jauh, proses pengecekan mesin secara keseluruhan dan tune up ini perlu dilakukan ya, frens.

2. Rem dan Kaki-kaki

Di jalan tol, sering kali ya kita menemukan jalur darurat bagi pengendara yang memiliki masalah dengan remnya. Duh, jangan sampai hal tersebut terjadi pada kita saat mudik nanti. Oleh sebabnya, perlu banget melakukan pengecekan rem dan kaki-kaki mobil sebelum mudik.

Pengecekan rem akan melibatkan pemeriksaan kondisi piringan dan kampas rem untuk memastikan ketebalan yang memadai. Pastikan tidak ada kebocoran pada sistem rem dan perhatikan tingkat cairan rem. Selain itu, biasanya akan dilakukan uji fungsi rem secara manual untuk memastikan rem berfungsi secara responsif dan tidak ada bunyi yang mencurigakan.

Sementara itu, pengecekan kaki-kaki mobil merupakan pemeriksaan komponen seperti suspensi, per serta roda. Pada tahap ini, akan dipastikan tidak ada tanda-tanda aus atau kebocoran. Periksaan tekanan udara pada ban juga dilakukan dan sesuaikan jika diperlukan.

Pemeriksaan ini akan memastikan stabilitas kendaraan selama perjalanan jarak jauh, mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kenyamanan pegendara mobil maupun penumpangnya.

3. Ban Mobil

Berikutnya adalah ban mobil. Pernah perhatikan nggak frens, kalau ban mobil itu juga punya umur, lho. Umumnya, ban mobil akan diganti setiap 3 tahun atau maksimal banget 5 tahun sekali. Saya baru paham karena tahun ini adalah batas waktu penggantian ban mobil saya. Wkwk.

Kalaupun nggak diganti, sebelum mudik Mae frens sebaiknya tetap memeriksakan kelayakan ban mobil yang akan digunakan nanti. Pengecekan ban akan dilakukan dengan memastikan tekanan udara pada ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Baca juga: Tips Memilih Ban Mobil saat Ganti Ban

Tekanan udara yang tepat tidak hanya meningkatkan efisiensi bahan bakar, tetapi juga memastikan kestabilan kendaraan selama perjalanan.

Selain itu, kondisi fisik ban pun akan diperiksa, termasuk melihat apakah ada retakan, benjolan, atau tanda-tanda keausan yang tidak merata. Ban yang dalam kondisi baik akan memberikan traksi yang optimal, mengurangi risiko kecelakaan, dan meningkatkan keamanan perjalanan.

Selanjutnya, jangan lupa untuk menyiapkan ban cadangan, lengkap dengan alat-alat yang diperlukan untuk menggantinya, dalam keadaan siap pakai. Ban cadangan dan alat-alat yang lengkap dapat menjadi penyelamat dalam situasi darurat.

4. Lampu

Selama saya menggunakan mobil di sini, Tangerang Selatan dan sekitarnya, saya nggak pernah menyadari bahwa ternyata lampu mobil saya sudah redup. Parah! Haha. Memang jarang sih kami (saya dan suami) bepergian di malam hari pakai mobil, biasanya motoran aja.

Saya dan suami baru menyadari bahwa perbaikan lampu harus segera dilakukan adalah saat perjalanan malam hari ke Boyolali dari Jogja. Di sana, kami melewati daerah Selo yang sepi banget dan minim penerangan. Jreeeng! Baru ketahuan kalau lampu mobil kami harus segera dan urgent untuk ditreatment.

Baca tentang: Perjalanan dan Review Pondok Indah Hotel, Boyolali

Kalian jangan sampai nunggu lampu mobil redup dulu baru diperiksakan ya. Lampu adalah sa;ah satu bagian mobil yang harus dicek sebelum mudik. Pastikan bahwa semua lampu eksternal mobil berfungsi dengan baik. Periksa lampu utama, lampu sein, lampu rem, dan lampu belakang untuk memastikan bahwa semuanya menyala dengan jelas dan tanpa gangguan.

Di samping lampu-lampu yang disebutkan di atas, perhatikan juga kondisi lampu dalam mobil, seperti lampu kabin dan lampu instrumen. Pastikan bahwa semua lampu ini berfungsi dengan baik untuk memberikan kenyamanan selama perjalanan malam hari dan memudahkan pengemudi untuk mengakses informasi yang diperlukan dari panel instrumen.

5. Wiper dan Kelistrikan

wiper-mobil

Suami saya tuh seneng banget jajan wiper untuk mobil. Wiper mobil saya ini sudah diganti sekitar 2 tahun lalu, wiper mobil ibu dan adik saya pun digantinya. Apalagi menjelang mudik gini, biasanya beliau udah ancang-ancang mengalokasikan dana membeli wiper, kalau yang sekarang dirasa sudah tidak maksimal lagi performanya.

Pengecekan fungsi wiper dilakukan dengan memastikan karet wiper dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan atau retak yang dapat mengurangi efektivitas pembersihan kaca. Selain itu, periksa juga ketersediaan cairan pembersih kaca (wiper fluid) dan pastikan tangki cairan tersebut terisi penuh.

Cairan pembersih yang cukup akan membantu membersihkan kaca mobil dari kotoran, debu, dan kotoran lainnya yang dapat mengganggu visibilitas pengemudi, terutama dalam kondisi hujan atau berdebu.

Baca tentang: Waspada Microsleep Selama Berkendara di Perjalanan

Selanjutnya, lakukan juga uji kinerja wiper untuk melihat apakah semua wiper bergerak lancar tanpa gangguan. Pastikan bahwa wiper mampu membersihkan kaca dengan baik dan tidak meninggalkan bercak atau jalur yang mengganggu pandangan.

Selain wiper, perlu juga untuk melakukan pengecekan kelistrikan lainnya seperti AC, accu dan klakson yang menjadi penunjang utama selama berkendara saat mudik nanti.

6. Air Radiator

Pemeriksaan level dan kualitas air radiator juga perlu dilakukan sebelum berangkat mudik untuk menjaga suhu mesin tetap optimal. Periksa dan pastikan radiator mobil terisi dengan cukup air pendingin atau coolant sesuai dengan tanda yang tertera pada tangki ekspansi.

Perhatikan juga bagaimana kondisi air radiator, pastikan tidak ada kotoran atau partikel lain yang dapat menghambat sirkulasi cairan pendingin. Jika perlu, tambahkan coolant atau air sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan pastikan campuran coolant dan air berada dalam proporsi yang tepat untuk melindungi mesin dari suhu ekstrem.

Pemeriksaan radiator dilanjutkan dengan cara menyalakan mesin dan biarkan mobil berjalan selama beberapa menit. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa air radiator beredar dengan baik dan bisa mencapai suhu operasional.

Cek juga apakah ada kebocoran sistem pendinginan, caranya dengan memeriksa adanya tanda-tanda cairan berwarna yang berasal dari area sekitar radiator atau selang-selang. Kalau tidak ada ya berarti aman. Pengecekan air radiator ini penting karena dapat mencegah risiko overheating dan kerusakan mesin yang dapat terjadi akibat kekurangan cairan pendingin.

7. Kelengkapan Lainnya

Last but of course not least, adalah memeriksa kelengkapan mobil lain seperti remote pada kunci mobil, STNK dan SIM yang bisa jadi dibutuhkan sewaktu-waktu.

mudik-dengan-mobil

Mudik akan selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para perantau. Pulang kampung menjelang hari raya Idul Fitri menggunakan mobil pribadi masih menjadi salah satu opsi terbaik yang banyak dipilih. Namun, pastikan kendaraan yang digunakan berada dalam kondisi terbaik, sehingga dapat mengantarkan kita ke tempat tujuan dengan aman dan selamat.

Kira-kira, kelengkapan mobil apalagi yang harus diperiksa ya? Mau menambahkan?

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *